Alumni Unida Ramaikan Kampus



                                                                                              Sabtu, 24 Juli 2010
F:\Photos\240710-1054(001).jpgTak seperti hari biasanya, pada hari ini (Sabtu, 24 Juli 2010) areal parkir Universitas Djuanda telah sesak dipenuhi beragam jenis kendaraan baik mobil maupun motor. Alunan musik pop dangdut pun terdengar membahana di depan lobi hall gedung B Unida (Universitas Djuanda). Di depan lobi gedung B Unida telah tersetting sebuah panggung yang dilengkapi dengan deretan rapi tempat duduk, serta sound system yang tertata dengan dengan baik. Tak heran, karena hari ini Unida, tengah menyelenggarakan “Temu Alumni Akbar Universitas Djuanda”.
                Lebih dari 20 tahun sudah Unida hadir dan senantiasa berprestasi dengan melahirkan sarjana – sarjana yang tidak hanya berkualitas dan berkompeten tapi juga, bertauhid. Unida telah melahirkan setidaknya lebih dari 4800 alumni semenjak didirikan pada tahun 1989. Dan acara temu alumni ini menjadi event terbaru yang dilaksanakan di kampus bertauhid Universitas Djuanda.
                Acara dibuka dengan pembacaan ayat – ayat suci Al – Qur’an oleh Samsam, seorang mahasiswa jurusan Agribisnis dan Teknologi Pangan. Kemudian diikuti alunan  lagu Indonesia Raya dan Himne Unida oleh paduan suara Gisanada. lalu diikuti sambutan – sambutan dari ketua panitia bapak Sarbaeni, dan perwakilan alumni Bapak Nanu Busdiana. Dr. Endin Mujahidin membuka secara resmi acara. Beliu menggantikan Rektor Unida Bapak Martin Roestami yang tidak bisa hadir karena tengah berada di Singapura.
Acara temu alumni ini juga dihadiri oleh anggota Komisi IV DPR RI dari F – PKS yang juga merupakan alumni Universitas Djuanda, Bapak Nabiel Al – Musawa. Alumni Unida tahun 1993 dari jurusan sosial ekonomi pertanian. Beliau menekankan kepada para hadirin betapa pentingnya mengubah paradigma dan kepercayaan diri untuk bisa menjadi sukses “Jangan karena dari Unida kita minder, padahal kalo kita sungguh – sungguh kita bisa mengalahkan ITB, UI, IPB, Allohuakbar!” ucap beliau penuh semangat. Hal ini pula yang ditekankan perwakilan dari alumni, Bapak Nanu Busdiana yang sekarang sukses menjadi seorang pengusaha. Beliau menekankan bahwa rasa percaya diri dan tidak minder,  serta semangat membangun jaringan dan keyakinan kepada Allah sebagai satu – satunya pemberi rizki menjadi hal yang sangat penting agar sukses.
                Penutupan acara resmi dilakukan dengan do’a bersama. Kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antar alumni. Dan tentu saja melalui acara ini, tali persaudaraan antara alumni dan Unida semakin erat. * Antón Surahmat- lsp unida













0 komentar:

 
Retorika Online © 2011 | Designed by Retorika Online, in collaboration with Unida Online, Email LSP Retorika and Marketing Iklan