GEBYAR 24 KREASI BUDAYA MINIM PENGUNJUNG

Gambar: Pentas Seni Budya Unida

LSP I Taufik Hadi Gunawan

Pentas seni yang digagas departemen seni sosial dan budaya BEM UNIDA beberapa hari yang lalu (26/03) di depan lobi gedung B, nampaknya kurang diminati pengunjung. Padahal sebanyak 28 kreasi seni dari berbagai organisasi mahasiswa turut meramaikan acara.
Dalam rangka memeriahkan ulang tahun unida yang ke 24, Badan Eksekutif Mahasiswa mengadakan gebyar 24 kreasi budaya seni etnik dan modern dari berbagai elemen mahasiswa. Disamping untuk memeriahkan ulang tahun unida, gebyar kreasi budaya juga sebagai inovasi seni untuk bersaing dengan kampus lain sekaligus wadah silaturahmi antar organisasi intra kampus, karena dengan seni semua cepat menyatu. “Seni salah satu bidang yang dapat mengharumkan nama kampus” ungkap menteri departemen seni sosial dan budaya, Dadang Firmansyah. Acara yang dilaksanakan dari pagi sampai sekitar pukul sepuluh malam ini menampilkan berbagai kreatifitas seni dari perwakilan organisasi yang ada. tidak hanya dari elemen mahasiswa unida, penampilan group oncom hideung pun turut meramaikan. Walaupun kegiatan ini digelar sampai malam hari, namun tidak dipadati banyak penonton. Menurut firman hal ini terjadi karena mahasiswa kelas reguler yang kuliah pada hari Sabtu jumlahnya sedikit. disamping itu persiapan dari para panitia juga masih kurang karena keterbatasan waktu. Salah satu penonton mengatakan, kemeriahan gebyar kreasi budaya yang diadakan untuk tingkat universitas dirasa masih kurang. “Ukuran pentas seni yang diadakan untuk sebuah universitas, dirasa masih kurang. Kreasi siswa malahan lebih bagus” tutur Haris, salah satu penonton gebyar 24 kreasi budaya.[lsp]

2 komentar:

  1. Anonim mengatakan...:

    update dong info kegiatan presmanya:)

  1. Lingkar Studi Pers mengatakan...:

    Iya, terima kasih saaranya, mohon do'a dan dukunganya, agar LSP bisa menjadi Jembatan tersalurnya aspiraasi mahasiswa UNIDA. terima kasih.

 
Retorika Online © 2011 | Designed by Retorika Online, in collaboration with Unida Online, Email LSP Retorika and Marketing Iklan